Gomen

1052 Kata
Hinata aku cinta sama kamu,kumohon tinggalkan naruto kita menikah dan aku janji akan membuat kau bahagia hinata please"mohon toneri kepada hinata dan menguatkan genggamannya di tangan hinata "Ehmm..gomen tapi aku tidak bi-" "Oh jadi gini ya suami sibuk kerja tapi istri tercintanya malah asik berpacaran hingga tidak melihat keadaan"sindir naruto keras yang tiba tiba datang..ya dia sangat marah saat ini apalagi melihat tangan hinata yang digenggam erat toneri Degg Hinata pun menolehkan kepalanya saat mendengar suara dari seorang yang dicintainya ralat sangat dicintainya dan damm terlihatlah naruto dengan rahang yang mengeras dan menatap hinata dengan tajam sedangkan disampingnya sasuke yang menatap mereka dengan wajah yang sangat dingin "Naruto kun" ***************************** "Naruto kun" "Hinata pulang!!!" Bentak naruto ke hinata..hinata pun membelalakkan matanya tidak biasanya naruto menyebut dia hinata kalau begini naruto tidak main main "Tapi naruto kun toneri han-" Plakkkk Bukan.bukan hinata yang mendapat tamparan dari naruto tetapi tonerilah yang mendapat tamparan keras dari naruto...naruto terus menerus memukuli toneri dia tidak memperdulikan sekitarnya dan tatapan orang orang terhadapnya yang dia tau kalau saat ini dia sangat ingin memukuli toneri bahkan ingin membunuhnya "baka..apa kamu bilang hah,kamu cinta sama hinata!!! Apa kamu buta atau apa jelas jelas kalau hinata sudah punya suami..dan kamu tau kalau suaminya itu aku ..apa kamu buta hah!!!" Bentak naruto sambil memukuli wajah toneri Bughhh Bugghhh "A-ku t-au..t-tapi hin-a-ta t-idak ba-hagia sa-ma k-amu..ka-mu han-ya b-isa mem-buatnya men-angis..ja-di lep-as-kan-lah h-inata..dan a-ku men-cintainya" mata naruto pun membulat sempurna dia tidak menyangka perkataan toneri disaat sekarat pun dia masih berani mengatakan begitu apalagi kalau dia sehat..naruto pun semakin kalap dia semakin memukul wajah toneri hingga wajahnya tidak berbentuk lagi Bughh Bughh "Naruto kun hentikan...hiks...kumohon..hentikan" ucap hinata sambil memeluk erat naruto dari belakang "Hinata lepas!!" "Tidak !!! kumohon..gomen..gomen naruto kun" ucap hinata sambil menenggelamkan kepalanya dipunggung naruto dan mulai menangis kencang.naruto pun membalikkan badannya menghadap hinata sungguh dia tidak sanggup melihat hinata menangis dihadapannya ingin rasanya dia membunuh siapa pun yang membuat hinata menangis tetapi kenyataan yang membuat hinata menangis adalah dia "Hime tolong jangan menangis aku nggak mau melihat kamu menangis" ucap naruto lembut sambil mengusap kedua pipi hinata "Tidak,nanti naruto kun menghajar toneri lagi" "Tidak hime,tadi itu aku cuma emosi..ayo kita pulang" ucap naruto sambil menarik tangan hinata pulang tetapi hinata malah diam tidak mengikuti naruto "Hinata" "Ehm...naruto kun toneri nggak di bantuin dulu" ucap hinata ragu.naruto pun mengacak rambutnya frustasi seandainya ada malaikat yang menjelma sebagai manusia maka naruto yakin kalau itu menjelma sebagai istrinya "Tidak biarkan saja dia" keukeuh naruto sungguh saat ini naruto sangat cemburu bayangkan saja hinata lebih peduli ke toneri di bandingkan dirinya yang juga babak belur "Tapi-" "Hinata!!! Kalau aku bilang tidak ya tidak" bentak naruto keras dan menarik tangan hinata tanpa memperdulikan hinata lagi Saat ini hinata dan naruto sedang berada dimobil awkard itu lah yang dirasakan hinata bahkan dia bisa merasakan hawa dingin yang ditimbulkan oleh naruto pun dapat sangat hinata rasakan "Naruto kun tolong antarkan aku ke rumah sakura chan" ucap hinata memecah keheningan sedangkan naruto pria itu sama sekali tidak menghiraukan perkataan hinata tetapi mengarahkan mobilnya ke rumah sakura "Sakura chann" teriak hinata saat mereka sampai di rumah sakura "Aduh hinata kamu kok jadi cempreng kaya gini ya??.apa sifat kamu betukar sama aku" tanya sakura sambil mempersilahkan duduk..naruto?? Pria itu sudah dapat dipastikan sedang bersama sahabat sejatinya dan entah itu ada dimana "Mungkin bawaan bayi ya" jawab hinata sambil mengelus perut datarnya.sakura pun membulatkan matanya dia tidak menyangka kalau sahabatnya ini akan menjadi ibu sebentar lagi "Jadi..maksud kamu...kamu hamil!!" Teriak sakura keras.hinata pun menutup kedua telinganya Lama lama bisa pecah gendang telinga kalo punya teman seperti ini " aduh sakura chan kamu kencang banget kalau teriak" ucap hinata kesal "Sorry hinata" ucap sakura sambil meminta maaf "tapi apa naruto tau kalau kamu hamil?" "Belum,aku belum ngasih tau sakura chan" " whattt!!!!" Teriak sakura histeris dan mendapat pelototan dari hinata kalau teriak sekali lagi ku robek mulut kamu naruto dan sasuke pun masuk kembali setelah mendengar teriakan dari sakura "Sakura ada apa??" Tanya sasuke panik "Ehm...anu...nggak ada apa apa" jawab sakura setelah mendapat tatapan tajam dari hinata.sasuke pun menyipitkan matanya tidak biasanya sakura akan gugup menjawabnya kalau sudah begini pasti ada yang tidak beres. "oh kalau gitu hinata kita pulang" perintah naruto dingin dan berjalan ke mobil tanpa menunggu hinata masih marah rupanya ******************** Hoekk Hoekk Hinata pun memuntahkan seluruh isi perutnya padahal dia sama sekali tidak memakan apapun karena nafsu makannya menghilang sejak naruto mendiamkan dia.naruto pun meraba ke sisinya dan dilihatnya kalau hinata tidak berada disisinya naruto pun bangkit dan mencari hinata " kemana dia tengah malam begini? Apa jangan jangan dia mehubungi toneri" "Hinata!!!"teriak naruto tapi dia tak kunjung mendapat jawaban dari hinata "Naruto kun" ucap hinata lemah dia pun jatuh tersungkur ke lantai "Astaga hinata!!" Ucap naruto panik saat dia melihat hinata jatuh ke lantai dan pingsan.naruto pun menggendong hinata bridal style dan menuju rumah sakit ************* "Bagaimana keadaan istri saya dok ??" tanya naruto setelah dia mengantarkan hinata kerumah sakit "Tenang aja pak-" "Naruto uzumaki"ucap naruto cepat "Oh begini tuan uzumaki,Istri anda cuma kelelahan dan stress saya harapkan anda untuk tidak terlalu membuat istri anda stress karena itu akan membahayakan kandungan ibu hinata apalagi dengan usia yang baru dikatakan muda sekitar 3 minggu" jelas dokter itu "Jadi...istri saya hamil dok???" Tanya naruto gembira ya di sedang sangat gembira saat ini wanita yang sangat dicintainya itu sedang mengandung anaknya "Iya..baru 3 minggu jadi ibu hinata sebisa mungkin memakan makanannya dengan teratur dan hindari stress" ucap dokter itu sedangkan naruto dia hanya menganggukkan kepala mendengarkan penjelasan dari dokter "Oh makasih ya dok.saya pamit dulu" ucap naruto sambil bersalaman dan berlalu pergi ceklekk "Naruto kun??" Tanya hinata saat dia melihat pintu masuk terbuka "Hime" ucap naruto lembut dan berjalan mendekati hinata.naruto pun duduk di samping ranjang hinata sambil memegang tangan hinata "Gomen..hiks...hiks nar-uto kun" ucap Hinata sambil menangis "Shutt,jangan menagis lagi" ucap naruto sambil menghapus air mata hinata di pipinya "Tapi aku tidak memberi tahumu kalau aku hamil" ucap hinata "Tidak masalah asal kan kamu dan dia sehat,aku bahagia kok" ucap naruto sambil memengang perut hinata lalu memeluk hinata dengan erat "Jangan pernah menemui siapa pun tanpa izin ku ya hime..aisiteru" ucap naruto dan memeluk hinata lebih erat lagi "Aku janji..aku nggak akan pernah keluar tanpa izin dari naruto kun lagi..aisiteru too" ucap hinata sambil menenggelamkan kepalanya di d**a naruto **************
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN