Stand by me

960 Kata
"Maaf ya waktu itu aku tidak bisa datang kepernikahan mu"ucap sakura sedangkan hinata hanya bisa diam dia masih syok atas keterangan sakura tadi. "Hinata apa kamu baik baik saja"tanya sakura sambil melambaikan tangannya di depan muka hinata yang masih bengong "Kenapa sakura!kenapa naruto kun menyembuyikan semuanya, selama ini aku tidak tau dengan siapa aku menikah.hingga dua bulan kami menikah aku memintanya menceraikan ku"lirih hinata pelan namun masih terdengar oleh sakura 1 detik 2 detik 3 detik(sakura masih diam dia masih mencerna apa yang dikatakan hinata barusan tadi) 4 detik (masih diam) dan akhirnya "Apa....kau menceraikannya,apa kau sudah gila hinata"teriak sakura yang baru sadar (ralat nih sakura) "Gomen..tapi aku tidak tau kalau dia naruto kun hiks..hiks"tutur hinata sambil menahan tangisnya dan sakura jangan di tanya dia juga diam seribu bahasa.(mungkin sakura masih mencerna kata kata hinata) Sakura pun menghela nafasnya dengan kasar"6 tahun 6 tahun dia menunggumu dan tidak sekalipun dia berpaling dari mu hi-na-ta padahal banyak sekali wanita yang menggodanya tetapi,dia hanya menunggu kamu kembali,setiap jam setiap hari dia menunggu kamu kembali hi-na-ta"jelas sakura dengan sedikit nada penekanan "Dan dengan mudahnya kau minta dia untuk menceraikan mu.apa kamu udah stress hinata"sambung sakura "Gomen tapi aku ti" Drt..drt...drt,perkataan hinata pun tepotong dengan suara panggilan itu "Moshi..moshi"ucap hinata sambil melap air matanya "Maaf,apa benar anda hyuga hinata istrinya uzumaki naruto"kata si penelepon "Iya saya sendiri ada apa ya"tanya hinata dengan lembut " saya dari kepolisian ingin mengabarkan kalau Tuan uzumaki tapi pagi mengalami kecelakaan hebat dan sekarang dia sedang kritis"terang orang itu "Apa...kecelakaan?sedang kritis?di rumah sakit mana dia di rawat"tanya hinata "Di rs international konoha" "Baik pak terimakasih sudah memberi tahu saya" "Iya"lalu si penelepon pun menutup teleponnya sedangkan hinata hanya diam membeku seperti mayat hidup "Ada apa hinata apa yang di bicarakan tadi"ucap sakura khawatir sambil menggoyangkan tubuh hinata yang diam membeku 1,5 menit pun berlalu tetapi hinata tetap diam membeku dan tidak menjawab pertanyaan sakura tadi. "Hinata apa kamu kena serangan jantung "teriak sakura di telinga hinata,hinata pun langsung memeluk sakura dengan erat. "Hiks...hiks naruto kun tadi pagi mengalami kecelakaan dan kritis sakura"tangis hinata pun pecah "A..apa yang harus ku lakukan sakura"sambung hinata sambil melepaskan pelukannya dan duduk di iringi sakura yang juga duduk "Hinata kejarlah dia,kejarlah cinta mu sebelum kau akan kehilangan dia selamanya"ucap sakura sambil memegang pundak hinata "Iya sakura chan aku akan mengejarnya arigatou sakura chan"ucap hinata sambil berdiri meninggalkan sakura "Apa sakura chan tidak ikut"tanya hinata yang ingin membuka pintu "Tidak aku akan pergi dengan sasuke kun lagi pula sebentar lagi dia akn pulang"ucap sakura Hinata pov "Tuan uzumaki pagi tadi mengelami kecelakaan dan dia sedang kritis kata kata itu selalu terngiang di ingatanku apa yang telah kulakukan memintanya menceraikanku adalah keputusan paling bodoh yang pernah ku ambil pasti naruto kun sangat benci padaku aaaaaahh aku benci kenapa semuan ini harus tejadi kumohon bertahanlah naruto" "Maaf sus kamar tuan uzumaki nomor berapa ya"tanyaku kepada salah seorang suster "Nomor 267"kata suster itu aku pun langsung berlari menuju kamar 267 di dalam perjalanan entah kenapa aku rasa aku tidak sedang berpijak di bumi badanku terlalu lemas bahkan hanya untuk bejalan yang kupikirkan saat ini adalah kesempatan,kesempatan yang tidak mungkin datang lagi dan kumohon untuk mendapatkan kesempatan itu. End pov Krekkkkkkk Terlihat seorang wanita berambut merah sedang menangis di samping tempat tidur seorang pria yang menggunakan alat pembantu pernapasan dan pemompa denyut jantung. "Ibuuuu"teriak hinata dan memeluk wanita itu "Ehm,pagi tadi sebelum berangkat dia telepon ibu katanya ingin menjemputmu di rumah sakura untuk membicarakan sesuatu yang penting tetapi jadinya dia begini"ucap kushina sambil melihat ke arah naruto "Tadi pagi ibu tidak sengaja lewat ruang kerjanya dan melihat sebuah surat dan ibu ambil"jelas kushina sambil memberikan sebuah surat "I..ni kan surat perceraian" teriak hinata saat membaca surat itu "Kau mintanya bercerai kan,ehm maaf seharusnya aku memberi tahumu aku tau kau sangat mencintai anakku tapi selama kau tidak tau dengan siapa kau menikah,semua ini salahku"tangis kushina pun pecah dan hinata pun langsung memeluknya "Ti-tidak ini bukan salah ibu, tapi ibu kenapa naruto kun merahasiakannya"tanya hinata sambil melepaskan pelukanya "Maaf kan ibu hinata,ibu tidak dapat memberi tahunya biar naruto sendiri yang bilang" "Kushina ayo kita berangkat,sebentar lagi kita akan terlambat"ucap minato yang membuka pintu dan langsung menarik tangan kushina "Tunggu sebentar minato,hinata tolong jaga naruto ya ibu ingin ke bandara sebentar"pinta wanita itu dan meninggalkan hinata sendirian Sambil memegang tangan naruto dan merebahkan kepalanya di samping tempat tidur itu "Cepat lah sembuh,aku mencintaimu"lirih hinata dan tertidur disampingnya ******---------****** Tiba tiba tubuh naruto mengejang dan denyut jantungnya semakin melemah net....net....net menyadari hal itu hinata pun langsung terbangun "Dokter!dokter tolong kesini"teriak hinata yang panik para dokter pun datang "Nona hinata anda boleh menunggu di luar"kata salah satu dokter "Tidak aku tidak akan pergi aku akan disini menemaninya"ronta hinata "Tapi anda harus keluar anda tidak perlu khawatir" "Tidakkk" "Baikalh kalau begitu disini saja"kata kepala dokter yang menangani naruto "Pompa jantung pasien cepat"perintah dokter itu "1 gagal coba lagi,2 gagal,3 gagal" Netttttttttttttttt "Maaf tuan uzumaki telah tiada"kata suster itu sambil menutup muka naruto dengan kain putih "Tidak itu tidak mungkin"teriak hinata yang langsung memeluk naruto "Naruto kumohon jangan tinggalkan diriku temani aku menghabiskan sisa umurku kumohon bangunlah naruto kun hiks...hiks...aisteru naruto"lirih hinata dan tiba tiba denyut jantung naruto kembali normal dan tangannya mulai bergerak gerak "Dokter kesini dokter dia belum meninggal"teriak hinata hingga para dokter pun berdatangan mereka pun langsung menangani naruto dan meminta hinata untuk keluar "Kumohon bangunlah naruto kun beri aku kesempatan kedua aku tidak bisa hidup tanpamu "batin hinata Lama hinata menunggu hingga salah satu dokter itu pun keluar "Tenanglah nyonya hinata sekarang tuan uzumaki sudah selamat, anda bisa masuk sekarang"ucap dokter itu lalu pergi meninggalkan hinata "Terima kasih suster"kata hinata sambil melap air matanya,hinata pun langsung masuk dan mendekati naruto yang masih terbaring lemah dan menggengam tangan naruto "Arigatou naruto arigatou"ucap hinata
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN