Chapter 44

1521 Kata

“Sayang, Mommy pergi dulu ya,” Cindy berpamitan sambil membelai pipi Tere yang sudah membuka matanya. “Mommy mau ke mana?” tanya Tere yang kini duduk menyamping di pangkuan Cindy. “Mommy mau ke rumah sakit dulu. Mommy pergi hanya sebentar, Sayang. Kalau Tere masih mengantuk dan mau tidur lagi, silakan saja. Nanti Sophia yang akan menjaga sekaligus menemani Tere di sini,” ucap Cindy dengan penuh kelembutan. Tere mengangguk sambil menyandarkan kepalanya pada d**a Cindy. “Daddy?” tanyanya lagi. “Daddy juga kerja, Sayang. Tere mau tidur lagi?” Setelah Tere mengangguk Cindy kembali membantu sang anak berbaring di ranjang, kemudian dia mencium pipi dan kening anaknya tersebut secara bergantian. Tak berselang lama, mata Tere pun kembali terpejam. “Sophia, saya percayakan Tere padamu,” ucapnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN