Chapter 45

1211 Kata

Suara pintu yang dibanting membuat Jonathan terkejut setelah mobilnya berhenti di halaman rumahnya. Jonathan hanya bisa menahan kesal setelah melihat Cindy berada di luar mobilnya dan sedang berjalan tergesa-gesa memasuki rumahnya. Selama perjalanan tadi menuju kediamannya, Jonathan dan Cindy sama-sama menutup mulutnya rapat-rapat. Keduanya seolah tidak melihat satu sama lain saat berada di dalam mobil. “Di hadapan Tere dan yang lainnya, dia selalu bersikap sangat lembut sekaligus sopan. Bahkan, sikap keibuannya secara alami terpancar. Namun, saat di hadapanku sikapnya benar-benar seperti macan kelaparan dan haus mencari mangsa.” Jonathan menjambak rambutnya sendiri saat memikirkan sikap wanita yang kini telah berstatus sebagai istri resminya. “Di mana-mana biasanya seorang ibu sambung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN