Bagian 45 ( Tamat)

338 Kata

Agra dan Ammah tidak diperbolehkan sang ayah untuk menginap di hotel. “Abang, Ammah mau main salju,” pinta Ammah. Agra mengangguk. Ia membawa istrinya ke belakang rumah. Di sana ia bisa bermain sepuasnya. Untuk pertama kalinya, Ammah bisa merasakan butiran salju ia kegirangan dan membuat tumpukan bola. Agra hanya tertawa sambil menggendong Dara di pelukannya. Dara mengulurkan tangannya ke depan seperti ingin meminta bermain bersama mamahnya. Agra membawa Dara dan ikut bermain di sana. “Kita pulang, yuk, Bang. Ammah takut di sini.” Ammah membersihkan rambut suaminya yang terkena salju. Agra menarik Ammah masuk ke mansion dan duduk di depan perapian untuk menghangatkan tubuh. “Minggu depan kita akan pulang, Sayang. Abang akan bawa kamu keliling kota dulu.” “Kakakku sayang.” Suara terd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN