40 : Sebuah Senyum Miring

1065 Kata

"Lihat baik-baik wajahnya, jangan sampai lupa," suruh Kayla kepada temannya. "Buat apa emang?" Risya mengerutkan kening menatap foto yang diambil secara diam-diam, memperlihatkan keluarga yang beranggotakan empat orang. "Gue mau nyari ni orang," Kayla menunjuk foto seorang perempuan yang seumuran mereka, "di mana kira-kira dapetnya?" "Lah, mana gue tahu. Kalau lo nyari kain mah, gue bisa saranin ke Tanah Abang," balas Risya. Kayla mendesis mendengarkan jawaban yang tidak diharapkan olehnya. Tangan meraih ponsel tersebut yang berada di atas meja, kemudian mengirimkan gambar kepada Risya. Hatinya sudah sangat membara, maka tak bisa dihentikan untuk melancarkan segala rencana. "Abang lo banyak kenalan, 'kan? Siapa tahu bisa lacak orang dari foto," katanya, terkesan tak bercanda. Risya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN