Seperti janji kami tadi, Pak Prana dan aku sore ini akan ngobrol di kafe yang ada di depan kantor, letaknya yang berada di ujung jalan dan dekat dengan area perkantoran, membuat kafe ini banyak dikunjungi orang-orang yang sekedar ingin melepas lelah sepulang kantor atau memang ingin makan. Sudah hampir jam pulang kantor, tapi pekerjaan yang hari ini diberikan ke aku lumayan banyak. Mbak Tania memang tidak pernah dengan tegas meminta kami untuk lembur, tapi satu hal yang pasti, semua pekerjaan yang dilimpahkan ke kami, aku dan Teh Yani harus selesai sesuai tenggat waktu yang diberikan, mau di mana pun kami mengerjakannya, “Nun, neraca bulan September untuk laporan store Bandung Barat sama Jogja, udah selesai?” Mbak Yani menanyakan pekerjaan yang dilimpahkan untukku hari ini, aku yang sejak

