“Tan, hari ini kita ke showroom, ya. Untuk ngecek pesanan punya Pak Airlangga. Rencananya besok mau kita antarkan semua pesanan beliau ke kantornya.” Pak Anhar mengajakku untuk ke showroom tempat di mana beberapa contoh barang pesanan klien dipajang. Aku mengangguk, “Siap, Pak.” Berarti besok bagian pengiriman akan mengirimkan pesanan ini ke kantor Rangga yang di Dago dan bisa jadi Rangga juga ada di Bandung. Tapi kemudian Pak Anhar bilang ke aku, “Ajak Pak Prana juga, ya. Kalian kan yang awalnya berdua ngurus project ini.” Sebenarnya aku mau bilang, kalo udah ada Prana, ya, dia aja yang ikut, aku gak usah. Tapi Pak Anhar gak seharusnya tau juga, kan, urusan pribadi antara aku dan Prana, maka dengan enggan aku bilang ke Pak Anhar, “Baik, Pak.” Setelahnya aku kembali menekuri laptop yang be

