"Wajah dan namamu saja yang selalu memenuhi pikiranku," -Devanno Abraham. ♥♥ Sedari tadi Manda hanya memikirkan kata-kata yang dilontarkan Vanno di rooftop. Apakah benar gadis seperti Manda harus dicintai seseorang? tetapi entah kenapa hati Manda tidak ingin terbuka lagi, karena kejadi dulu. "Manda, lo kenapa diem aja sih?" tanya Dira yang duduk disampingnya. "Gak papa kok Dir," jawab Manda. "Li masih kurang sehat ya? muka lo keliatan pucet banget," ucap Dira khawatir. "Ini tuh semalem gak bisa tidur, terus gue tidur jam sebelas ya gini lah jadinya, biasanya kan gue jam sembilan udah tidur, paling lambat jam sepuluh," ucap Manda panjang lebar. "Kalau ada apa-apa bilang ya, nanti gue kena omel sama mami," ucap Dira. "Siap bu bos," jawab Manda sambil tertawa. Manda dan Dira sedang b

