"Yang datang akan pergi dikemudian hari, hanya tinggal menunggu takdir sang khalik," -Amanda Jesy Stefania. ♥♥ Begitu banyak pujian dan cacian yang dilontarkan oleh murid-murid PBHS untuk Manda. Saat Rafa membawa Manda keluar dari toilet, ada kelas yang sedang menjalankan pelajaran olahraga. Rasanya Rafa ingin memutilasi orang yang sudah menghina adiknya yang tidak-tidak. Apalagi membuat keadaaannya seperti itu. Akhirnya tiba juga diparkiran, Rafa menaruh tubuh sang adik dibelakang dengan posisi tidur. Hatinya seperti ditusuk ribuan pisau, karena melihat keadaan adiknya seperti ini. "Manda kamu bertahan ya, abang tau kamu perempuan kuat kaya mamah," ucap Rafa pada Manda, entah Manda mendengarnya atau tidak. Diperjalanan menuju rumah sakit, Rafa tak berhenti merapalkan doa-doa agar adi

