*** "Sas." Mendengar panggilan tersebut dari arah pintu, Sastra menoleh dan menghentikan aktivitasnya. Mendapati Riana di ambang pintu, dia tidak merespon apa-apa panggilan dari ibunya itu, sehingga dengan raut wajah yang terlihat sendu, Riana mendekat—membuat dia berbalik agar berhadapan dengan sang ibu. "Kamu serius mau pergi?" tanya Riana, sambil melirik koper milik Sastra yang hampir terisi penuh oleh baju-baju milik putranya itu. "Enggak kasihan sama Ibu?" Diusir setelah menolak mentah-mentah rencana Tegar untuk menjodohkannya dengan Ayudya, Sastra memilih untuk mengambil sikap tegas yaitu; pergi dari rumah. Tidak bisa meninggalkan Valeria demi perempuan yang bahkan tidak dia cintai, Sastra memilih dikucilkan dan terusir dari rumah dibanding mengkhianati perempuan itu, sehingga t

