Chapter 83

1120 Kata

*** Tidak berlama-lama di apartemen Valeria, Asta berpamitan setelah mendapatkan apa yang dia mau, yaitu; nomor ponsel milik Tegar. Tidak pergi begitu saja setelah diberi nomor Ayah sambung Sastra tersebut, Asta menyempatkan diri untuk berterimakasih, lalu tentunya dia mengingatkan juga agar sang mantan istri menjaga kesehatan. Meskipun mereka bukan lagi pasangan, Asta tetap ingin Valeria berumur panjang agar Tanaya tidak merasakan apa itu kehilangan, sehingga selagi bisa, dia akan mengingatkan mantannya itu untuk tidak sembarangan dengan kondisi tubuhnya. “Semoga kekhawatiran aku enggak terjadi.” Sebelum menghubungi Tegar, ucapan tersebut Asta lontarkan sambil mendudukan dirinya di sofa. Teringat lagi pada Valeria, dia mendadak khawatir pada sesuatu, yaitu; kondisi ginjal sang mantan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN