*** "Gimana, Mas, obrolan kamu sama Mas Asta? Semuanya aman, kan?" Ditinggal Tanaya ke kamar mandi, pertanyaan tersebut Valeria lontarkan pada Sastra yang masih duduk di atas karpet. Satu jam lebih bermain dengan Tanaya, dia dan sang kekasih belum membicarakan apa pun yang berkaitan dengan hubungan mereka. Bukan karena tidak mau mengobrol, tapi karena kehadiran Tanaya yang tentunya tidak boleh tahu tentang Asta, sehingga meskipun penasaran, Valeria menahan diri sampai mendapat kesempatan untuk bicara berdua tanpa sang putri. "Aman," ucap Sastra. "Asta janji ke aku buat enggak macam-macam. Jadi aku izinin dia buat tetap di sini sampai kita menikah. Dia kelihatan tulus dan enggak nyimpan rencana apa pun. Aku percaya." "Bahas hal lain lagi enggak selain masalah itu?" tanya Valeria. "Aku

