*** "Baru pulang, Mas?" Baru sampai di ruang tengah, Tegar menoleh setelah pertanyaan tersebut didapatkannya dari arah pintu menuju dapur. Mendapati sang istri di sana, dia tersenyum tipis sebelum kemudian menjawab, "Iya. Kamu kapan pulang?" "Enggak lama setelah kamu pergi dari restoran," ucap Riana. Tidak diam saja, dia mendekati Tegar lalu buka suara lagi. "Maksud kamu apa datangin Valeria di apartemennya? Mau ancam dia terus minta dia lepasin Sastra?" Tentang kepergian Tegar ke apartemen Valeria beberapa waktu lalu, Riana tidak diberitahu, karena memang ketika berpamitan pergi dari restoran, Tegar tidak jujur tentang tempat yang akan dia tuju. Bukan tanpa alasan, dia berbohong agar sang istri tidak ikut campur, karena jika Riana tahu ke mana dirinya akan pergi, sebuah larangan past

