Tak terasa satu tahun telah berlalu sejak Taran menghilang. Faten kini dikenal sebagai dokter yang dingin, tegas, dan otoriter di rumah sakitnya. Rekan-rekannya sering bergumam di belakang, menyebutnya "Dokter Es"seseorang yang tak pernah tersenyum, tapi luar biasa dalam menangani kasus-kasus darurat Hidupnya masih terjebak dalam rutinitas pencarian bekerja keras untuk menjadi "suami kaya" seperti permintaan terakhir Taran, sambil menyisihkan waktu untuk mengecek laporan polisi dan berkeliling kota. Depresi masih menggerogoti, tapi harapan tipis itu yang membuatnya bertahan Pada suatu akhir pekan, Faten menghadiri acara seminar medis di sebuah resor pegunungan bersama Adrian, rekan kerjanya yang juga sahabat dekat. Mereka sedang dalam perjalanan pulang saat melihat kerumunan di pinggir j

