Part 17 - Tidak Akan Lolos

1861 Kata

Sivia duduk dengan sedikit gelisah di atas sofa. Saat ini ia sudah berada di dalam apartemen milik Alex. Ternyata lantai lima puluh lima adalah lantai tertinggi di gedung ini. Setelah mereka keluar dari lift, Sivia melihat ada enam pintu. Alex mengajaknya ke pintu tengah kedua. Setelah memasukkan kartu dan password,mereka pun masuk. Sempat berpikir jika apartemen Alex akan menyerupai penthouse seperti yang kebanyakan orang kaya miliki, atau setidaknya akan memiliki dua kamar yang berbeda tetapi ia salah besar. Apartemen Alex dan mungkin lima apartemen lain yang ada di sini hanya memiliki satu kasur. Tidak mirip seperti apartemen mewah yang memiliki tempat luas dan barang-barang antik berharga milyaran rupiah di dalamnya. Apartemen ini malah lebih mirip seperti kamar hotel biasa. Sebuah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN