Yesha pun terdiam, kemarahannya berubah menjadi rasa takut saat menyadari kata-katanya telah melukai hati ibunya begitu dalam. "Lebih baik kamu cepat tidur, dan segera lupakan lelaki miskin itu!" Kata Yolanda, sebelum beranjak pergi. "Oiyah.. satu hal lagi, tadi Vino telepon kamu, dia bilang rindu sama kamu!" Yesha terpaku ditempatnya, tiba-tiba saja kakinya lemas seakan tak bertulang. Ia tak mungkin melupakan Vino, lelaki yang menjadi cinta pertamanya. Selama lebih dari 2 tahun Yesha menjalin kisah kasih dengan Vino. Mereka bahkan sepakat membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan, sebelum Vino terlibat kecelakaan lalu lintas yang membuat lelaki itu menghilang tanpa kabar. "Gak mungkinkan? Ini gak mungkin!" Gumamnya sendiri. Cinta pertama yang telah pergi, atau cinta yang baru sa

