"Vino!" Pekik Yesha kaget, ia hanya memegangi pipinya yang tadi baru dikecup, Vino hanya tertawa melihat wajah kaget Yesha, sedang Layvi hanya mematung menatap lekat seolah tak percaya. "Sayang ngapain sih satpam kamu sampai ngikutin aku kesini!" Ucap Vino, Yesha menengok, siapa yang dimaksud Vino? Tanyanya dalam hati. Dan saat ia melihat Layvi yang masih diam ditempatnya. Otaknya langsung panik, apa Layvi lihat yang tadi? tapi pastinya lelaki itu lihat, buktinya sekarang ia hanya membeku dengan tatapan penuh kecewa. Yesha maju tapi tangannya ditahan oleh Vino. "Ngapain sih sayang, udah suruh balik ajah jaga. Oiyah Bro makasihnya karena udah anterin gue kesini. Tapi perlu lo tahu, gue gak perlu dianter, karena gue selalu hafal ruangan pacar gue!" Ia mengatakannya sambil merangkul bahu

