Perihal telur

2010 Kata

Motor Rezha berhenti mulus di halaman depan rumahnya. Lingkungan sekitar terasa begitu sepi karena waktu telah menunjukkan pukul setengah enam sore. Embusan angin bergerak kencang dan dingin. Mengibarkan rambut serta ujung-ujung seragam sekolah dengan nakal. Benar ucapan Rezha, Sonya dan Rendra tidak berada di dalam rumah. Terlihat dari gembok pagar yang terkunci rapat. Lisa turun dari motor hitam besar itu seraya melepas pengait helm, lalu meletakkannya pada jok belakang motor. Gadis itu kini beralih membuka gembok pagar rumah selepas menerima kunci dari kakaknya. Langkah kakinya kini loyo saat menuju depan pintu. "Cepet, Nyet!" seru Lisa dengan menggedor-gedor pintu rumah yang terkunci rapat. Karena kuncinya sudah Lisa oper lagi pada Rezha saat laki-laki itu memintanya. "Minggir," te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN