puncak amarah

2487 Kata

"Bilang sama anak pertama, Mama. Jangan sok ngurusin kehidupan Lisa!" tegas Lisa lalu pergi, menutup pintu dengan membantingnya keras sekali. "LISAAA ...!!!" Rezha berteriak sangat lantang, seakan urat lehernya bisa putus saat itu juga. Rezha sedikit berlari menyusul adiknya pergi dengan deru napas yang semakin menjadi-jadi. "LISAAA ...!!!" Rezha kembali bersuara kala melihat sebuah mobil sedan meluncur dengan cepat meninggalkan halaman rumahnya. "Berengsekk!" Rezha menggerang frustrasi dengan menjambak-jambak rambutnya sendiri. Rezha kembali melangkahkan cepat masuk ke dalam rumahnya. Bahkan laki-laki itu sampai menabrak Rendra yang tengah bertanya-tanya pada dirinya dan menghalangi jalan. Ia segera mengambil jaket serta kunci motor di dalam kamarnya. Sonya yang ketakutan hanya bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN