Lisa, Rezha, Salsa beserta kelima laki-laki remaja itu kini berkumpul di dalam kamar bernuansa merah muda. Ketika sadar, Lisa diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Namun, kondisinya saat ini benar-benar buruk. Bahkan seusai sadar, Lisa terus-terusan memanggil nama Rezha, memeluk erat kakaknya itu tanpa mau ditinggal walau sedetik. Suhu tubuhnya meninggi. Bibirnya terus sesegukan tanpa adanya air mata yang keluar. Semua orang yang ada di sana bahkan rela membolos sekolah demi menjenguk kedua temannya itu. Mereka semua cukup kaget dan syok selepas Rezha menceritakan kejadian yang menimpa adiknya. Rezha membelai lembut rambut Lisa. Sepasang mata Lisa terpejam di dalam pelukan Kakaknya. Rezha bahkan rela tidak mandi hari ini, karena jika dekapannya terlepas sedetik saja, Lisa akan langsun

