Motor Rezha akhrnya sampai dan berhenti mulus pada halaman luar rumah yang tampak mewah dengan cat dinding cokelat muda sebagai dasarannya. Ada sebuah taman yang juga bisa dibilang luas dan segar karena ditumbuhi rumput hijau dan beberapa pohon bonsai yang sangat terawat. Latar dalamnya juga muat untuk dua mobil besar dan lima sepeda motor. Dari semua saudara besar, memang Om Farel yang memiliki kekayaan cukup besar di antara semua. Tanpa pikir panjang, Lisa meloncat turun dari kuda besi itu untuk langsung menekan bel yang terletak di depan pagar. Ia sudah tak tahan dengan sang surya yang terus membakar kulitnya. Bahkan rasanya ubun-ubun kepala ikut berdenyut memprotes. Lisa menekan-nekan bel itu dengan sangat tidak sabar dan bahkan menggunakan cara kasar. Beberapa saat kemudian, baru se

