Kesialan pagi

1553 Kata

Pagi ini Lisa terlihat sangat marah. Bahkan, rambut yang telah ia sisir serapi mungkin terlihat berantakan. Lumuran bedak bayi di wajahnya juga telah tergantikan dengan keringat yang membasahi seluruh tubuhnya. Bagaimana tidak, motor yang ia kendarai bersama Rezha tiba-tiba mogok di pertengahan jalan. Membuat mereka mau tidak mau harus mendorongnya. Lisa melirik jam tangan yang melingkar di tangannya dengan berdecak kesal. Jelas gadis itu marah-marah. "Ini semua salah lo! Gue bisa telat tahu! Gue juga belum ngerjain PR matematika!" teriak gadis itu dengan wajah memerah penuh keringat. Rezha yang menggenggam stang motor lantas menoleh ke belakang dengan tersinggung berat. "Kok lo nyalahin gue!" jawabnya tidak terima. "Iyalah! Kenapa lo gak cek motor butut lo dulu?!" cecar Lisa dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN