Suara dentuman bola basket yang berada di seberang kantin menarik perhatian dua cewek berambut sebahu yang sedari tadi matanya tak lepas mengagumi laki-laki di depan sana. Lisa menahan napas melihat wajah penuh keringat serta rambut berantakan dengan kulit mengkilat terpapar sinar matahari yang membuat sosok manusia itu sangat mempesona di matanya. Lisa bahkan menggigiti bibir bawahnya mendengar sorakan-sorakan ricuh karena permainan kini antar kubu laki-laki dan perempuan yang dijadikan satu. Akan tetapi jelas, fokus Lisa terus tertuju pada Arkan hingga dia lupa caranya berkedip dalam beberapa waktu. "Gilak! iman gue tergoda, Sal!" jerit Lisa dengan menggigiti kesepuluh kuku tangannya. Salsa yang berada di sebelah Lisa juga tidak dapat berkedip kala melihat keringat yang meluncur pada d

