Anindiya di bawah ke rumah sakit oleh Bryan dan juga Mikail. Semua keluarga ikutan panik. Namun, Anindiya tidak memperbolehkan Bryan dan Mikail memberitahu Damian dulu. Dia tidak ingin rapat Damian terganggu. Dia yakin kalau dirinya kuat menunggu Damian selesai rapat terlebih dahulu. Anindiya dibawa ke ruang IGD. Dan dia langsung diperiksa oleh dokter dan perawat. Pemeriksaan menyeluruh baik pemeriksaan pada bayi yang ada di perut Anindiya saat ini. Nenek Hamida dan kakek Rafael pun juga ikut menemani di rumah sakit. Mereka berdua benar-benar sangat khawatir dengan Anindiya. Namun Anindiya terlihat sangat tenang. Bryan keluar dari ruang IGD untuk menghubungi Damian. Tidak berselang lama, panggilan pun terhubung. “Iya, Bry. Ada apa?” “Apa rapatmu masih lama?” tanya Bryan pada Damian. Dami

