Anindya benar-benar bersyukur. Karena saat dia dan suaminya pulang dari jalan-jalan pagi, putrinya masih tertidur pulas. Padahal tidak biasanya Devana seperti itu. Anindya mendekati putrinya dan menciumnya dengan gemas. Devana yang merasa tidurnya terganggu, dia langsung bangun. Saat melihat maminya, Devana langsung tersenyum. Devana memeluk Anindiya dengan erat. Buat Anindiya, bisa bersama dengan putri kecilnya adalah kebahagiaan yang tidak terkira. Seperti saat ini. Bisa memeluk putri kecilnya, adalah sebuah kebiasaan yang tidak bisa tergantikan. "Putri Daddy sudah bangun?" tanya Damian yang tiba-tiba masuk ke kamar Devana kecil. Devana yang melihat kedatangan daddynya, dia tersenyum lebar dan mengangkat tangannya. Damian yang melihat putrinya mengangkat tangan, dia langsung mengaangkat

