Pagi yang cerah di kota Batu Malang. Udaranya yang segar dan dingin membuat siapa saja ingin berlama-lama tidur dengan memakai selimut tebal yang melilit tubuh. Tapi lain halnya dengan Anindiya dan juga Damian. Mereka memilih untuk berjalan-jalan pagi dengan menghirup udara segar kota Batu. Anindya benar-benar ingin menikmati waktu bersama suaminya. Mengulang masa-masa di saat mereka berdua masih belum mempunyai Putri. “Segarnya, pemandangan yang sangat indah. Bisa melihat para petani bekerja di ladang sayuran. Memanen sayur-sayuran yang sudah saatnya dipetik.” Anindya merentangkan tangannya menghirup udara dalam-dalam. Sambil mengingat setiap moment yang pernah dia lalui disini. Dia benar-benar sangat bersyukur. Karena Tuhan masih menyayanginya dan suaminya. Menyatukan mereka kembali dal

