"Rumah sakit akan bekerja keras untuk ini," Jenderal mengetatkan rahang tampak marah. "Kau tidak perlu cemas. Kau baik-baik saja? Ada yang terluka?" Kepala Adonia menggeleng. Dia menatap Jenderal yang berlalu pergi menuju kamar mandi. Dia mematikan lampu, bersiap tidur saat Adonia menarik selimut untuk dirinya sendiri dan terlelap. Jenderal keluar sepuluh menit kemudian. Menemukan istrinya tertidur damai, dia meraih pakaian hangat untuk tidur. Serba hitam. Dan beranjak naik ke atas ranjang, menatap pakaian tidur Adonia yang sama sekali tidak menggodanya, terkesan biasa. Dan Jenderal malam ini benar-benar lelah. Dia butuh istirahat walau hanya dua sampai tiga jam. Jemarinya menelusuri pipi hingga bahu. Jenderal sedikit menarik pakaian Adonia, menemukan memar merah itu kontras dengan kuli

