Sudah beberapa minggu, Adelia dan Ridwan menempati rumah baru mereka. Tetapi tidak ada aktivitas seperti pertama kalinya Adelia datang ke kontrakan Ridwan di Jakarta sangat bersemangat dalam menjalankan perannya sebagai seorang perempuan yang sudah bersuami dan berumah tangga. Ridwan tidak pernah sarapan di rumah karena Adelia tidak membuatkan sarapan untuknya. Bukan sebenarnya memang sudah kebiasaan, terlebih Adelia tidak lagi memasak, bahkan perempuan itu tidak segan-segan untuk mengosongkan lemari esnya dan memilih tidak menggunakannya. “Del!” Panggil Ridwan pada Adelia yang sibuk menyapu halaman rumah depannya tidak menyadari keberadaan suaminya di belakangnya. “Kenapa mas?” Tanya Adelia yang meletakkan sapu lidinya dan mendatangi Ridwan yang rupanya berdiri di ambang pintu. “B

