KOTAK MISTERI

1593 Kata

Pagi yang begitu cerah, sepasang suami istri masih saling merengkuh dalam dinginnya semilir angin yang memaksa masuk melalui celah-celah jendela. Ridwan sudah terjaga sejak tadi hanya saja, ia lebih memilih menikmati hangatnya pelukan sang istri yang masih terlelap tak kunjung bangun juga. Sepele memang, udara segar yang masih dapat dihirup merupakan tanda kebesaran Sang Pencipta yang tak jarang disadari, banyak manusia yang berfikir jika rezeki itu hanya berwujud materi. Tanpa adanya materi, mereka merasa seperti setengah mati. Ridwan perlahan merenggangkan pelukannya mulai membuka mata, matanya menatap jam dinding yang tepat di atas jendela. Ridwan perlahan bangun membuka tirai rumahnya, ia tersenyum pemandangan rumah yang disuguhkan alam benar-benar membuat fikirannya menjadi jernih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN