CANGGUNG

1100 Kata

“Mas Ridwan, Adelia tahu isi paket yang kemarin!” Selesai menulis pesan itu, Adelia perlahan membereskan semua alat pekerjaan rumahnya itu. Ia memilih untuk segera berjalan keluar, menghirup udara segar di perjalanan menuju rumah mertuanya. Hanya berjalan kaki saja, dia sudah bisa sampai disana. Adelia lega sudah mengungkapkan kegelisahan hatinya. Dia bukan wanita tegar yang bisa bersikap biasa, sekali pun dia pernah sesabar itu kemarin namun tetap saja dia tidak bisa berbohong. Dia benar-benar menaruh kecurigaan besar dengan siapa wanita yang ada di foto itu. Terlebih Ridwan yang tampak berbohong semakin membuat hati Adelia merasa gusar. Adelia menggelengkan kepalanya cepat menepis perasaan buruk yang terus mengejarnya, dia segera beranjak dan bersiap untuk berjalan keluar rumah. Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN