Sebuah mobil perlahan berubah kecepatannya perlahan, sang pengemudi mengurangi kecepatannya secara perlahan begitu sampai di rumah yang mewah itu. Mobil itu tak juga masuk ke dalam rumah itu melainkan berhenti terlebih dahulu diseberang jalan.sang pengemudi di dalam tampak ragu untuk memasuki rumah besar bercat putih yang tak lain adalah milik mertuanya itu. Ridwan menghela nafas berkali-kali meredakan kegugupannya, ia datang ke Jakarta lagi ditambah ke rumah mertuanya, sendiri tanpa didampingi istrinya. Ridwan akhirnya bersiap untuk menyebrang jalan dan memasuki perkarangan rumah yang begitu luas itu. Lelaki itu sudah memantapkan hatinya apapun yang diterimanya ia sudah bersiap. Ridwan turun di mobil disambut senyuman tukang kebun disana, ia memasuki rumah yang tampak sepi. Maklumi sa

