181. Bingung

2046 Kata

Pagi yang indah dan sejuk menyambut hari Rosa, namun berbeda dengan Renata yang terperanjat melihat dirinya tertidur di lantai. Ia melihat sekitarnya, takut-takut ia berada di tempat yang tidak ia ketahui. Tiba-tiba ia tersadar dan kalau ia sedang berada di kamar yang dahulu ia tempati bersama Riko, suaminya. "Aw, kepalaku" rintihnya sambil menyentuh kepalanya. "Kenapa aku bisa tidur di lantai seperti ini? Apa yang terjadi padaku? Kenapa aku tidak mengingatnya sedikitpun? Terakhir aku masuk ke sini setelah keluar dari kamar Maura dan Rei, apa mungkin si bibi sialan itu menukarkan obat tidurnya ke gelas minumanku? Itu artinya, rencanaku gagal? Itu artinya, Rei pura-pura tidur? Ah siaal, awas kamu pembantu sialaan, aku akan segera memecatmu" ucap Renata, sambil mencoba untuk bangkit. Di ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN