"Oh iya kak, dari awal aku memang tidak percaya dengan apa yang lampir itu katakan. Karena kemarin di kampus si rubah itu menemuiku" ucap Clarisa. "Apa yang dia katakan?" tanyaku penasaran. ***** Clarisa berjalan menuju ruangan, dengan sangat terburu-buru dia berlari kecil karena dia sudah terlambat. Sepertinya waktu masih berpihak padanya, tepat saat Clarisa baru menempatkan b****g di tempat duduknya, dosen baru memasuki ruangan. Setelah selesai mata kuliahnya hari ini, Clarisa berniat untuk pulang. Namun saat ingin keluar ruangan, Rosa sudah berdiri di depannya dengan teman-temannya para si cunguk. "Eh, mau kemana kamu?" tanya Rosa. "Mau pulang lah, masa mau kondangan" jawab Clarisa ketus. "Kamu udah semakin berani ya nantangin aku, apa kamu diajarin kakak kamu jadi perempuan pemb

