166. Pernikahan

2246 Kata

Dengan segala persiapan yang matang, semua sudah selesai meskipun sangat sederhana. Pernikahan yang sangat tertutup, tanpa ada yang tau selain keluarga Rei, Budi dan juga Dion. Bahkan keluarga Budipun tidak turut hadir dengan alasan adanya urusan keluarga lainnya. Ada sedikit kejanggalan kenapa keluarga Budi tidak bisa datang, ada sebesik tanya di hati Rei, namun ia mencoba untuk menepiskan keraraguannya. Yang ada di pikiran Rei saat ini, hanya pernikahan Rosa. "Bagaimana Bud? Apa kau merasa gugup?" tanya Rei, lalu duduk di samping Budi. "Iya Rei, aku merasa kalau aku tidak pantas. Aku merasa ini seperti mimpi, rasanya aku masih di Bandung, tapi ternyata aku ada di sini dan akan bersanding dengan Rosa. Dan satu lagi, sekarang kita akan menjadi ipar" ucap Budi sambil tertawa kecil. "Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN