156. Kartu As 2

1054 Kata

Claudia merogoh ponselnya dari atas meja, lalu menghentikan rekaman di ponselnya. Semua berjalan sesuai keinginannya, setelah kepergian Maura dan Rosa, Clarisa dan teman-temannya muncul secara bersamaan. Claudia menghela nafas lega, karena teman-temannya yang menurutnya pembuat onar tiba di waktu yang tepat. "Hai Dia, maaf membuatmu menunggu" ucap Wulan lalu cipika-cipiki dengan Claudia, begitu juga dengan Asih dan Jesica. "Tidak apa-apa, aku juga menikmatinya saat aku menunggu kalian. Aku mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, sesuatu yang membuatku senang dan bisa aku jadikan senjata untuk melawan musuh saat berperang. Jadi aku tidak akan marah, aku senang kalian datang di waktu yang tepat" jawab Claudia sambil tersenyum sumringah. "Apa kau sudah gila? Kita telat dan kau berkata ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN