Clarisa dan Claudia melajukan motornya menuju rumah Renata, rumah yang mereka sebut dengan sebutan rumah neraka. Dengan keberanian yang penuh, Claudia ingin membuat Renata terdiam dan tidak mengusiknya lagi. Karena apa yang selalu Renata sebutkan pada dirinya, kini dialami putri kesayangannya sendiri. Tak lama, mereka tiba di rumah Renata. Sebelum memasuki rumah Renata, Claudia dan Clarisa saling pandang sambil tersenyum sumringah. Di depan mereka, telah terparkir mobil Maura yang membuat mereka semakin tersenyum. "Kita tepat waktu Sa, kebetulan mereka sudah ada di sini" ucap Claudia. "Iya kak, dan mungkin saja mereka sudah mulai memikirkan rencana untuk menggugurkan kandungan Rosa." jawab Clarisa. "Yasudah, sekarang kita harus menggagalkan rencana mereka. Jangan sampai bayi tak berdos

