Maura Pov Aku sangat puas setelah membuat Claudia kesal dan benci pada Rei, mendengar ucapannya, tidak lama lagi mereka pasti akan bercerai. Aku langsung melajukan mobilku dan ingin bersantai-santai di rumah. Aku duduk di tepi ranjangku, aku masih tidak habis fikir dengan ucapan Claudia. Ada apa dengannya, sampai-sampai bisa sesantai itu menanggapiku? Tapi tidak apa, mungkin dia sudah menyadari tempatnya, dan tau kalau Rei adalah milikku, hanya milku. Aku mendengar bunyi bel yang di tekan berkali-kali, kupingku rasanya panas mendengarnya. Aku tidak tau, siapa orang gila yang ada di depan pintuku. Dengan cepat aku membuka pintu dan memarahi orang itu, betapa kagetnya aku melihat Rei lah yang ada disana. Seketika hatiku senang, aku mengira kalau Rei datang menemuiku karena merindukanku. S

