chapter 25- Gaya pandang

1061 Kata

" Bagaimana dok" tanya wanita itu pada dokter yang merawat anak nya. "Kondisinya belum stabil benar, ada cidera di kepalanya hingga membuat kehilangan kesadaran nya sampai saat ini" jelas dokter sembari membenarkan letak bingkai kacamata hitamnya " Terimakasih dok" sembari sedikit membungkuk hormat mempersilakan dokter tersebut pergi mengunjungi pasien lainnya Hanya di temani suara digit bedside, alat pemantau garis detak beserta alat vital lainnya, sebagai tanda kehidupan pasien koma. "Ya Tuhan, kenapa begini" di susul tangisan kesekian dari wanita itu, sudah berhari hari anaknya tak bangun dari tidur panjangnya, wajah dulu berseri kini keriput kian terlihat bahkan nampak tak mempedulikan dirinya sendiri Bagaimana mungkin dia harus mengalami kehilangan orang di sayangi nya lagi, dulu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN