Chapter 30 - Gunjing

1129 Kata

Sejak tadi Kusumo tak nyaman duduk di kursi, bibir nya ia gigit-gigit kecil, menyalurkan rasa panik nya. Pikiran nya berkecamuk kesan kemari bagai mana ini, ini pasti ulah ku. Astaga!! Harus nya aku tak meladeni kepingan kang mas, rutuk nya dalam hati. Darmanto malah kelewat santai menanggapi ini, Romo mereka terlampau sering mengerasi anak-anak nya jika salah. Dirinya bahkan pernah kena omel ayah ibu nya, terlepas apa yang ia lakukan tak separah kakak pertama mereka maka ia masih terbilang lumayan, bahkan jarang mendapat teguran. Mengerti apa yang menjadi beban pikiran adik nya Darmanto berkata, " uwis, Ojo di pikir. Bukan salah mu" hibur nya dengan menepuk nepuk bahu sempit aduk nya, anak itu masih tahap puber belum benar-benar menjadi pria dewasa. " Wis-uwis, aku pusing kan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN