Rehan Aditya Sampai akhirnya aku menyerah. Mungkin dia memang sudah tak ingin mengenalku. Mungkin dia terlalu merasa dimanfaatkan pada awalnya. Sejak saat itu aku ikuti keinginannya. Aku tak mencarinya lagi, dan mengenyahkan rasa bersalahku karena toh dia juga yang menjauh. Aku sudah melaksanakan kewajibanku. Tapi dia tak mengimbanginya. Selang tiga tahun kemudian, aku mendengar dari beberapa temanku bahwa Yunita telah kembali. Dia mencari tahu bahkan pada teman-temanku di Jakarta. Aku sudah kehilangan minat, tapi dia malah hadir lagi. Aku kesulitan mencarinya, tapi dia dengan mudahnya menemukan semua tentangku. Sejak masalahku dan Yunita, aku tak lagi tinggal di Jakarta. Meski orang tuaku tidak tahu mengenai itu, karena ku pikir semua itu tak penting, dan hanya akan menambah daftar a

