Betapa mungil wajah yang saat ini masih tertidur dengan bola mata yang kali ini terlihat lebih elegan Reyhan mengelus-eluskan tangannya pada kening wanita yang tengah tertidur dengan pula situ, bahkan Reyhan merasa bahwa saat ini mereka lebih baik seperti ini dekat tetapi tidak memiliki alasan apapu untuk saling menjauh suatu saat nanti. “Bukankah kamu memilih menjadi temannya? Bukan menjadi teman hidupnya kamu harus sadar untuk semua itu.” Ucapnya kepada diri sendiri karena dia yakin untyuk sekarang ini satu hal yang membuat dia kuat adalah dengan pertahanan yang seperti ini. “Bukannya akum au seperti ini namun tentu saja kita bahkan sadar bahwa pertemanan ini tidak akan bisa berjalan dengan lama, tidak akan bisa seorang yang lama berteman dengan yang lama juga keduanya akan mengalami

