Cristy membuka pintunya secara perlahan, matanya menelusuri setiap sudut kamar tersebut, "Yes si om sialan itu tidak ada." Ucapnya senang, Cristy masuk kemudian ia mengunci pintu kamarnya." Biar si om sialan itu tidak bisa masuk." Cristy kembali berucap dengan senyuman manisnya, ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, namun belum sempat ia masuk ke dalam kamar mandi, tiba-tiba ia di kagetkan oleh suara berat dari arah belakangnya. "Apakah kamu sangat senang baby." Arga menyeringai iblis, ia memeluk Cristy dari belakang, sementara Cristy jangan di tanya lagi, wajahnya memucat dan seketika senyuman cantik itu hilang dari bibirnya." Aku lihat kamu tadi sangat senang, kenapa sekarang malah ketakutan baby?"Bisik Arga dengan nada sensualnya, hembusan nafas hangat begitu terasa di telinga Cr

