Karena tertutupi topi, Nabila hendak mengambil topi untuk memastikan bahwa orang di depannya adalah orang sungguhan, bukan lelembut atau sejenisnya. Gerakannya terhenti tatkala memperoleh tubuh cowok itu yang menggeliat kecil. "Nah, dia bangun." Nabila yang tak tahu harus harus berbuat apa hanya diam memperhatikan cowok itu menegakkan tubuhnya, gadis itu masih menunduk. "Eh, lo si—apa?" Mulut Nabila langsung menganga mendapati orang yang sama saat terakhir kali melihatnya bersama orang lain. "REY?!" Nabila berteriak heboh, Rey yang terkejut refleks membekap mulut gadis yang melotot kepadanya. "Astaganaga, kaget gue sumpah! Napa lo teriak-teriak? Muka bantal gue mirip hantu genderuwo?" Gadis itu hanya berdeham, raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sebal karena mulutnya yang sembarangan

