"Btw tau gak Marsha ke arah mana, Na? Gue khawatir sama dia yang gosthing melulu, nih." Diana menatap Adam dengan penuh keraguan. Pasalnya barusan Marsha tampak berlari memasuki villa seakan-akan terjadi sesuatu yang berbahaya di sana, entah apa dirinya pun tak tahu. "G-gue tau, tapi ...." Diana melirik Adam dan villa penginapan secara bergantian. Sembari menelan salivanya kasar, gadis itu mencoba merampungkan kalimatnya, "Marsha lari ke villa. Gue kurang yakin dia mau ngapain, mungkin ada yang ketinggalan atau pengen ikutan." Adam mengernyit dahi sebentar, seperti sedang berupaya mengingat-ingat—kemudian menatap Diana horor. Adam adalah satu-satunya orang yang mengetahui rahasia terbesar milik Marsha, apa lagi jika bukan mata batin yang didapatkan oleh teman kecilnya secara turun-temu

