Oh, apa itu? Marsha terkejut saat melihat jenis tanaman obat dari hutan Kimiwarui yang konon katanya cukup langka dan hanya ada di pegunungan. Walau masih sebal, tetapi dia tetap menerima bungkusan pemberian Rey. Baguslah, setidaknya Rey berhasil menghilangkan wajah kusut Marsha yang sepertinya disebabkan dirinya. "Gue bela-belain naik gunung ngambilnya. Ini cocok buat memperkuat stamina lo yang kayaknya kurang." Marsha menatap Rey yang kini tersenyum bahagia, mata sehitam burung gagak yang menyipit itu membentuk bulan sabit. Marsha membaca ingatan yang terekam di kepala Rey tepat di maniknya. Dia yang memiliki rasa takut ke darah, lalu mencari tanaman obat di gunung. Cowok itu nyaris terpeleset masuk ke jurang, memperoleh luka. Walau Rey kesakitan, dia pantang menyerah. Ujung-uju

