S2, BAB 39

1050 Kata

Dua hari berlalu, tetapi Dara belum berhasil membuat Mona memaafkannya. Ia terus berusaha agar sang teman mau diajak berbincang, tetapi wanita itu hanya mengatakan ucapan sedikit atau yang penting menurutnya saja. "Ahhh ... gimana sih biar Mona memaafkanku lagi, kenapa sekarang dia sangat lama memaafkanku, gak seperti biasa," gerundel Dara. Kini dia tengah berada di kamar. Siang nanti adalah jadwal ke rumah sakit. Ia memilih istirahat dulu setelah sarapan. "Jangan bermalasan, ayo cepat keluar! Kakimu harus terus dilatih," omel Mona. Wanita itu membuka pintu lalu berkata demikian. Membuat Dara yang bersandar di kasur terkejut, ia memandang Mona. Kala tersadar dia langsung mencari ponselnya dan mengetik sesuatu di sana. [Kita harus berbincang sebentar,] Setelah selesai mengetik, i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN