Sore hari, bertepatan hari Jumat. Kami sekeluarga berniat berziarah ke makam korban pembunuhan itu. Setengahnya sudah dimakamkan dengan layak. Sisanya masih dicari. Identitas korban sulit diungkap karena hanya tinggal tulang. Semua urusan ini kuserahkan pada tim kepolisian dan pihak lain. Aku tidak ingin ikut campur, apalagi kondisi kesehatanku akhir-akhir ini memburuk. Gerimis tak menghalangi niat kami. Berbekal payung dan memakai jaket, kami mengunjungi makam yang terletak di desa seberang. Makam di daerah kami sudah penuh. Jadi, kebanyakan makam dipindah ke makam baru yang letaknya di pinggir bukit. Ya, unik memang. Namun, hal itu yang menjadi daya tarik pemakaman ini. Medannya menanjak, ada banyak kuburan yang terletak paling bawah. Seperti tangga. "Sejuk banget. Pertama kali ke

