Terpecahkan?

1609 Kata

"Bu, ini gimana? Ada kontak yang bisa dihubungi?" Bi Inem semakin panik, aku juga. Di tengah keputusasaan, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu depan. Gegas aku berlari untuk memeriksa siapa yang datang malam-malam begini. "Mbak Titin?" Aku cukup terkejut melihatnya datang. Ia tersenyum tipis dan penampilan malam ini tidak seaneh kemarin. Ia kupersilakan masuk dan bertanya maksud tujuan datang ke mari. "Saya ada feeling kalau kalian butuh pertolongan. Di mana Arif?" "Di kamar. Mas Arif lagi bantuin Fany yang dirasuki sesuatu, Mbak. Ini kami lagi bingung gimana supaya si jin itu keluar. Saya takut terjadi sesuatu pada mereka berdua," jelasku. Mbak Titin angguk-angguk paham. Ia pun meminta diantar ke kamar Fany. Ketika ia masuk, secara mengejutkan Fany terdiam tanpa suara. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN