SEUSAI berpatroli memeriksa bagian gedung perusahaan yang jarang Dapper singgahi ia pun memutuskan kembali ke ruangannya. “Sudahlah Hayley, mana mungkin wanita berseragam office girl ini istri seorang millioner tampan pemilik tempat kita bekerja. Chloe pasti salah orang, Emily—hmmpptt!” Ucapan dari seorang wanita di lorong penghubung unit kebersihan membuat Dapper berhenti berjalan, ditambah perkara yang sedang mereka ungkit juga menyakut tentang dirinya, Dapper jadi penasaran mengenai apa yang sebenarnya sedang mereka masalahkan. “Maafkan aku Emily.” “Karena masalah sudah selesai, bagaimana kalau mulai sekarang kita berteman?” Suara percakapan mereka semakin terdengar jelas saat Dapper coba mengawasi lebih dekat. “Kau pikir aku mau berteman dengan orang yang sudah mengatai ibuku or

